Nama : Melvin Erlina Putri
NIM : 210343606417
OSILASI TEREDAM
A. Pengertian
Gerak bolak –
balik suatu benda disekitar posisi setimbang disebut dengan osilasi. Gerak menuju
titik kesetimbangan adalah gerak osilasi. Saat mencapai posisi setimbang sistem
masih memiliki kelebihan enegi sehingga melampaui posisi setimbang. Tetapi
sistem akan kembali berbalik arah menuju
titik setimbang.
Osilasi dapat
dijumpai dalam kehidupan sehari-hari,seperti getaran daun atau cabang pohon
yang ditiup angin adalah contoh osilasi. Gerak dawai gitar adalah osilasi. Gerak
pegas yang digantungi beban juga termasuk osilasi. dan masih banyak yang
lainnya.
Manfaat osilasi
adalah contohnya saat kita bermain gitar, kita tidak akan mendengar suara gitar
tanpa osilasi dawai alat musik tersebut. Osilasi dawai menggetarkan udara di
sekitar dawai. Getaran udara tersebut merambat di udara hingga sampai ke
telinga kita. Tanpa osilasi muatan listrik pada antene handphone kita maka
tidak akan dipancarkan gelombang mikro untuk berkomunikasi dengan orang lain.
Tanpa piranti yang menghasilkan osilasi (namanya osilator) kita tidak mengenal
komputer, handphone, dan peralatan digital lainnya. Tanpa memahami osilasi kita
tidak akan berada di era teknologi informasi dan komunikasi seperti saat ini.
Osilasi memiliki
beberapa jenis, salah satunya adalah osilasi teredam. Pergerakan suatu benda yang
dipengaruhi oleh gaya penghambat atau redaman sehingga menyebabkan amplitudo
osilasi (getaran) berkurang secara perlahan dari waktu ke waktu hingga akhirnya
berhenti disebut dengan osilasi teredam.
B. Aplikasi –
aplikasi osilasi teredam :
1.
Senar gitar
Senar gitar yang bergetar saat
dipetik/dimainkan. Senar gitar akan bergetar karena amplitudo maksimun ke
minimun sampai berhenti bergetar. Sehingga jika senar tersebut tidak
dipetik/dimainkan kembali maka senar tersebut akan berhenti dengan sendirinya
ke titik awal.
2.
Rebana
Prinsip pada alat musik perkusi ini sama
dengan senar gitar. Apabila rebana ditabuh/dipukul maka membran snare akan
bergetar lalu akan berhenti dengan sendirinya ke titik awal karena peredaman.
3.
Shockbreaker
Shockbeaker menggunakan gaya pegas yang
berguna untuk menghasilkan osilasi. Pemasangan shockbeaker adalah untuk menaik
turunkan kendaraan pada saat berkendara di jalan yang tidak rata. Tanpa shockbreaker benturan kendaraan dengan
jalan yang tidak rata tersebut akan sangat tajam dan keras, jika roda pada
kendaraan menabrak gundukan seperti batu. Pegas dalam shockbreaker mencegah
guncangan. Jika shockbreaker hanya terdiri dari pegas, maka getaran kendaraan
tersebut akan bertahan sangat lama, itu sebabnya peredam kejut dilengkapi
dengan bagian lain seperti peredam, yang menghentikan getaran.
4.
Rel kereta api
Rel kereta api biasanya diletakkan diatas
batu kerikil. Fungsi dari batu tersebut adalah sebagai peredam getaran rel saat
kereta melintas. Untuk menghentikan getaran rel agar mencegah pembengkokanpermanen
atau kendornya baut pemasangan rel.kerikil merupakan bahan yang efektif dan
murah untuk menyerap energi getaran rel.
Komentar
Posting Komentar